Blog Kepokids
← Semua post
Panduan

Panduan Lengkap: Install & Setup Aplikasi Beta Kepokids di Android

13 Juli 20268 menit baca

Aplikasi Kepokids versi beta belum tersedia di Google Play Store, jadi pemasangannya dilakukan secara manual (sideload) memakai file APK. Prosesnya sedikit berbeda dari install aplikasi biasa, terutama karena Kepokids butuh beberapa izin khusus agar fitur "kunci aplikasi" (freeze app) bisa bekerja. Panduan ini akan menuntun Anda dari nol: download, install tanpa terblokir Play Protect, memberi izin awal, hingga konfigurasi pertama di dalam aplikasi.

Luangkan waktu sekitar 10 menit dan siapkan ponsel Android Anda. Ikuti setiap langkah berurutan — beberapa izin saling berkaitan, jadi jangan dilewati.

Sebelum Mulai

  • Ponsel Android 8.0 ke atas (disarankan Android 10+).
  • Ruang penyimpanan kosong minimal 200 MB.
  • File APK Kepokids dari sumber resmi saja — halaman unduh resmi atau tautan yang dikirim tim Kepokids. Jangan mengunduh APK Kepokids dari situs pihak ketiga yang tidak jelas.
Penting: karena ini versi beta untuk pengujian, wajar jika Anda menemui beberapa peringatan keamanan Android. Itu bukan tanda aplikasi berbahaya — peringatan itu memang muncul untuk semua aplikasi yang dipasang di luar Play Store, apalagi yang meminta izin kontrol seperti Kepokids.

Langkah 1 — Download & Install APK

  1. Buka tautan unduh resmi di browser HP anak/orang tua, lalu unduh file kepokids.apk.
  2. Setelah selesai, buka file tersebut (dari notifikasi unduhan atau lewat aplikasi File Manager).
  3. Ketuk Install / Pasang.

Jika muncul pesan "Demi keamanan, ponsel Anda tidak diizinkan memasang aplikasi tidak dikenal dari sumber ini", artinya browser/File Manager Anda belum diizinkan memasang APK. Cara mengaktifkannya:

  1. Ketuk Settings / Setelan pada pesan itu.
  2. Aktifkan "Izinkan dari sumber ini" untuk aplikasi yang Anda pakai (Chrome, atau File Manager).
  3. Kembali, lalu ketuk Install lagi.

Langkah 2 — Agar Tidak Terblokir Google Play Protect

Google Play Protect memindai setiap aplikasi yang dipasang di luar Play Store. Karena Kepokids meminta izin sensitif (Aksesibilitas, tampil di atas aplikasi lain, akses penggunaan) untuk bisa mengunci aplikasi anak, Play Protect kadang menandainya dengan peringatan seperti "Aplikasi berbahaya diblokir" atau "Blocked by Play Protect". Ini normal untuk aplikasi kontrol orang tua yang di-sideload.

Cara melewatinya:

  1. Saat peringatan muncul, ketuk "More details / Detail selengkapnya".
  2. Pilih "Install anyway / Tetap pasang".

Jika tombol itu tidak muncul atau instalasi tetap gagal, matikan pemindaian Play Protect sementara:

  1. Buka Google Play Store.
  2. Ketuk foto profil Anda di kanan atas → Play Protect.
  3. Ketuk ikon gerigi (⚙) di kanan atas → matikan "Scan apps with Play Protect / Pindai aplikasi".
  4. Pasang Kepokids seperti Langkah 1.
  5. Setelah terpasang, nyalakan kembali Play Protect demi keamanan ponsel Anda.

Langkah 3 — Beri Izin Awal (Settings → Apps → Kelola Aplikasi)

Setelah terpasang, Kepokids butuh beberapa izin agar fitur kunci aplikasi berjalan. Sebagian bisa diberikan langsung dari dalam aplikasi (halaman Status akan memandu Anda), tetapi bila ada yang terlewat, Anda bisa mengaturnya manual lewat:

Settings / Setelan → Apps / Aplikasi → Kelola aplikasi → Kepokids → Izin (Permissions).

Berikut izin yang dibutuhkan dan alasannya:

  • Aksesibilitas (Accessibility) — inti dari fitur kunci: mendeteksi aplikasi apa yang sedang dibuka anak, lalu memunculkan layar kunci saat waktunya habis. Buka Settings → Aksesibilitas → Kepokids → aktifkan. Android akan menampilkan peringatan bahwa layanan ini bisa "melihat layar" — ini normal dan diperlukan agar penguncian berfungsi.
Prasyarat penting (Android 13 ke atas): karena Kepokids dipasang di luar Play Store, Android awalnya mengunci pengaturan Aksesibilitas-nya dan menampilkan pesan "Restricted setting / Setelan dibatasi". Sebelum bisa mengaktifkan Aksesibilitas, Anda harus membuka kuncinya dulu:
  1. Buka Settings → Apps → Kelola aplikasi → Kepokids.
  2. Ketuk ikon titik-tiga (⋮) di kanan atas.
  3. Pilih "Allow restricted settings / Izinkan setelan yang dibatasi".
Setelah itu, barulah Anda bisa mengaktifkan layanan Aksesibilitas Kepokids di langkah berikutnya.
  • Muncul di atas aplikasi lain (Display over other apps) — agar hitung mundur waktu dan layar "Waktu main selesai" bisa tampil di atas game/aplikasi anak.
  • Akses penggunaan (Usage access) — membantu Kepokids mengetahui aplikasi mana yang benar-benar aktif, sehingga penguncian lebih akurat.
  • Notifikasi (Notifications) — untuk notifikasi hitung mundur dan pengingat belajar.
  • Baterai: Tidak dibatasi (Unrestricted)paling penting. Buka Settings → Apps → Kepokids → Baterai → pilih "Tidak dibatasi / Unrestricted". Tanpa ini, sebagian ponsel (Xiaomi, Oppo, Vivo, Samsung) akan "menidurkan" Kepokids di latar belakang, membuat hitung mundur berhenti dan aplikasi anak gagal terkunci.
Tips: di halaman Status dalam aplikasi, setiap izin punya indikator. Pastikan semuanya hijau/aktif sebelum mulai memakai fitur kunci.

Apakah izin-izin ini aman? (Ya — ini alasannya)

Wajar kalau daftar izin di atas terasa "besar" dan sedikit bikin ragu. Tapi kabar baiknya: setiap izin ada khusus supaya dua fitur inti Kepokids bisa bekerja — yaitu timer waktu main dan mengunci (freeze) aplikasi yang Anda pilih sendiri saat waktunya habis. Tanpa izin-izin ini, timer akan berhenti diam-diam dan aplikasi anak gagal terkunci. Kepokids memakainya sesempit mungkin, dan kendali tetap sepenuhnya di tangan Anda:

  • Aksesibilitas — dipakai hanya untuk membaca nama paket aplikasi yang sedang dibuka anak (misalnya com.google.android.youtube), supaya Kepokids tahu kapan harus memunculkan layar kunci. Bukan untuk membaca isi chat, ketikan, foto, atau layar aplikasi lain.
  • Muncul di atas aplikasi lain (overlay) — dipakai hanya untuk menggambar hitung mundur dan layar "Waktu main selesai" di atas game anak. Lewat izin ini Kepokids tidak bisa menekan tombol atau mengendalikan aplikasi lain.
  • Akses penggunaan — dipakai hanya untuk menghitung berapa lama tiap aplikasi dipakai, supaya jatah waktu main akurat. Yang dibaca angka durasi, bukan isi aktivitas.
  • Baterai tidak dibatasi — tidak mengakses data apa pun; fungsinya hanya mencegah sistem "menidurkan" Kepokids, supaya timer tetap jalan dan penguncian tidak lolos.

Selain itu, semua pemrosesan dilakukan di ponsel itu sendiri — Kepokids tidak mengintip aktivitas anak di aplikasi lain. Dan Anda bisa mencabut izin apa pun kapan saja lewat Settings → Apps → Kepokids; kalau dicabut, yang berhenti hanyalah fitur kunci aplikasi, sementara data latihan anak tetap aman.

Langkah 4 — Buka Aplikasi & Konfigurasi Awal

Setelah izin beres, buka Kepokids dan lakukan pengaturan berikut:

1. Daftar / Masuk sebagai Orang Tua

Buat akun dengan email & kata sandi, atau masuk dengan Google. Akun ini adalah akun orang tua yang memegang kendali penuh.

2. Tambah Profil Anak

Ketuk + Tambah, lalu isi nama anak, pilih jenjang kelas (TK sampai 6 SD), dan buat PIN 4 angka. PIN ini dipakai anak untuk masuk ke profilnya dan mulai latihan.

3. Menu Kontrol — Atur Kunci Aplikasi

Di tab Kontrol, pilih aplikasi yang ingin dikunci (misalnya YouTube atau game favorit anak), lalu tentukan berapa lama waktu main yang diberikan dan masa grace (waktu toleransi setelah habis). Pada paket Basic Anda bisa mengunci 1 aplikasi; paket Premium tanpa batas.

4. Menu Hadiah

Di tab Hadiah, buat hadiah yang bisa ditukar anak memakai EXP hasil latihan — misalnya tambahan waktu main, jajan, atau hadiah lain sesuai keluarga Anda. Anda yang menyetujui saat anak menukarnya.

5. Menu Status

Tab Status menampilkan ringkasan izin dan pengaturan baterai. Pastikan semua tanda aktif — ini kunci agar fitur penguncian bekerja stabil di HP Anda.

6. Masuk Kid Mode

Terakhir, ketuk Masuk Kid Mode dan pilih profil anak. Di mode ini anak bisa latihan, mengumpulkan EXP, dan menukar hadiah — sementara Anda tetap memantau lewat Dashboard.

Tips & Solusi Masalah Umum

  • Hitung mundur hilang / aplikasi tidak terkunci: pastikan izin baterai sudah "Tidak dibatasi" dan layanan Aksesibilitas aktif. Dua ini paling sering jadi penyebab.
  • HP Xiaomi/Oppo/Vivo/Realme: aktifkan juga Autostart untuk Kepokids, dan "kunci" aplikasi di layar Recent Apps agar tidak ditutup sistem.
  • Update ke versi beta terbaru: cukup unduh APK baru dan pasang menimpa yang lama — data dan pengaturan Anda tetap aman.
  • Ingin uninstall: nonaktifkan dulu layanan Aksesibilitas Kepokids di Settings, baru hapus aplikasinya.

Pertanyaan yang Sering Ditanya

Apakah aman memasang APK di luar Play Store?

Selama Anda mengunduh dari sumber resmi Kepokids, aman. Peringatan yang muncul saat sideload bersifat umum — Android menampilkannya untuk semua aplikasi non–Play Store, bukan karena Kepokids terdeteksi berbahaya. Yang perlu dihindari adalah mengunduh APK dari situs bajakan atau tautan tidak resmi.

Kenapa Kepokids butuh izin Aksesibilitas?

Layanan Aksesibilitas adalah satu-satunya cara resmi Android mengizinkan sebuah aplikasi mendeteksi aplikasi lain yang sedang dibuka lalu menampilkan penguncian di atasnya. Tanpa izin ini, fitur "kunci aplikasi saat waktu habis" tidak bisa berjalan sama sekali.

Apakah Kepokids membaca isi aplikasi atau chat anak?

Tidak. Kepokids hanya mengenali nama paket aplikasi yang sedang aktif (misalnya "com.youtube") untuk keperluan penguncian dan menghitung waktu main. Kepokids tidak membaca isi pesan, foto, atau aktivitas di dalam aplikasi lain.

Nanti kalau versi rilis sudah ada di Play Store, apa bedanya?

Pemasangan akan jadi satu ketukan tanpa perlu melewati Play Protect. Namun izin yang diminta tetap sama (Aksesibilitas, overlay, akses penggunaan, baterai tak dibatasi), karena fitur kunci aplikasi memang membutuhkannya di semua versi.

Selamat! Aplikasi beta Kepokids siap dipakai. Karena ini versi pengujian, masukan Anda sangat berharga — jika menemui kendala atau punya saran, kirimkan lewat halaman Kontak. Terima kasih sudah menjadi bagian dari beta Kepokids.

Bagikan

Baca juga